1. BTS Sky Train
Karena Bangkok, kotanya sangat macet (sama
seperti Jakarta). Pemerintah mereka akhirnya membuat Sky Train. Untuk
berpergian menggunakan sky train, kalian perlu bayar dengan menggunakan koin.
Tapi jika kalian tidak punya koin, dan hanya uang kertas saja. Kalian bisa
tukar uang di sana. Cara menggunakan BTS Sky Train adalah:
1.
Pilih destinasi (Siam, Phloen chit, Victory
Monument, dll). Kemudian, disana akan tertera harga per destinasi. Misal: dari
Ekkamai station, kalian mau pergi ke Phrom Pong, harganya adalah 18 baht.
2.
Tekan angka 18
3.
Masukkan koin (Misal 10 baht 2 koin (20 baht)
4.
Ambil tiket
5.
Dan ambil kembalian 2 baht
6.
Masuk ke dalam stasiun. Dari sini, kalian harus
naik ke atas lagi. Untuk pergi ke atas, akan ada 2 tangga yang berbeda (1
tangga menuju ke Mo chit dan tangga lain yang menuju ke Bearing). Mo Chit dan Bearing adalah station terakhir.
(lihat gambar kartu sky train)
7.
Misal kalian berada di Ekkamai station, dan
kalian mau pergi ke Siam. Maka, ketika sudah masuk ke dalam station, kalian
ambil tangga yang menuju ke Mo Chit, bukan menuju ke Bearing. Kalian harus
selalu berpatokan pada station terakhir
8.
Setelah sampai ke atas, kereta pun datang.
Kalian masuk ke dalam kereta. Sky Train akan berjalan dan berhenti di setiap stasiun.
9.
Setelah tiba di station yang kalian inginkan,
kalian keluar, turun lewat tangga. Dan masukkan kembali kartu sky train kalian
ke dalam mesin keluar.
(Kartu Sky Train)
2. 2. MRT
Di sini juga ada MRT (kereta bawah tanah).
Dari BTS Sky train, kalian bisa naik MRT dengan cara turun lewat Asok station.
Jika BTS menggunakan kartu untuk masuk, naik MRT, kita menggunakan koin plastik
yang berwarna hitam. Cara menggunakan MRT kurang lebih sama dengan menggunakan BTS Sky Train.
Untuk masuk kedalam, kita menggunakan koin hitam ini
3. 3. Bus
Bus memang lebih murah dari pada
menggunakan MRT atau BTS. Tapi dari pengalama yang sudah aku alami, aku tidak
mau lagi naik bus waktu sore hari. Dulu, aku pergi ke Siam paragon menggunakan
bus. Aku pergi dari Ekkamai jam 4 sore, dan sampai jam 7 malam, aku masih belum
sampai di Siam. Aku masih berada di Nana. Sejak saat itu, jika mau pergi saat
sore menjelang malam sekitar jam 7-9, aku akan selalu naik BTS sky train. Tapi
ketika sudah jam 9 malam lebih, aku akan menggunakan bus. (Sometimes, bahkan
jam 9 malam pun, jalanan masih macet). Ada banyak macam bus disini. Ada yang
berwarna orange, merah, biru, hijau, dll. Bus yang paling murah adalah yang
berwarna merah. Jika bus tersebut ada AC nya seperti beberapa bus yang berwarna orange, maka
bus tersebut lebih mahal daripada bus yang tidak menggunakan AC( bus warna
merah).
4. 4. Tuk-Tuk
Salah satu yang terkenal di Thailand adalah
Tuk-Tuk. Pernah sekali naik Tuk-Tuk dan aku senang banget naik ini kendaraan.
Meskipun harganya agak mahal. Dari Chit Lom menuju ke apartment ku, aku
dikenakan harga 200 baht (mungkin karena aku tidak bisa menawar dengan baik).
Waktu naik Tuk-Tuk, pengemudinya menyalakan lagu dengan keras dan lampu yang
colorful. Tapi yang paling seru (sekaligus agak menakutkan), pengemudinya
menyetir dengan cepat. Buat para Ibu yang tidak suka pengemudi yang
menyeramkan, jangan naik tuk-tuk.
5. 5. Taxi Meter
Hal yang paling aku suka dengan Thailand
adalah taxi nya. Taxi disini beda banget sama yang di Indo. Taxi disini
menggunakan meter. Jadi harganya jauh lebih murah daripada di Indo.
6. 6. Songthaew
Kalu di Indonesia, biasa kita panggil
dengan bemo. Kalau disini, dipanggil dengan Songthaew. Songthaew adalah pick
up truck. Bedanya ma di Indo adalah kalau bemo bisa berpergian jarak jauh.
Tapi, kalau Songthaew, bisanya cuma jarak dekat.
7. 7. Motor Taxi
Motor taxi sama halnya dengan ojek. Di
Thailand, aku jarang banget ketemu dengan polisi lalu lintas. Dan kalau
menggunakan motor taxi ini, kita tidak diberi helm. Dan kalaupun ada polisi,
mereka tidak akan menangkap kita.
8. 8. Perahu
Untuk water transportation, Thailand
menyediakan perahu. Terutama di Chao Praya river ini.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar